Sabtu, 01 Maret 2014

Tata Cara Terhubung Ke Internet



TATA CARA KONEKSI INTERNET
A. Perangkat Keras Yang Digunakan Untuk Koneksi Ke-Internet
Untuk dapat mengakses Internet kita membutuhkan beberapa perangkat keras diantaranya adalah :
1. Komputer/Notebook
Di sarankan komputer yang digunakan untuk koneksi ke Internet memiliki spesifikasi minimal sebagai berikut :
 Prossesor Pentium 2 (350MHz), minimal prossesor 486
 RAM (Memory computer) 128 Mb, minimal 16Mb
 Harddisk 10Gb
 Monitor yang mendukung resolusi minimal 800×600 pixel
 Sistem Operasi Linuk, windows 98 atau windows XP
2. Modem (Modulator-Demodulator)
Dengan Modem memungkinkan sebuah komputer terhubung ke jaringan Internet. Modem merupakan alat yang mampu mengubah sinyal Digital menjadi sinyal Analog, sinyal analog inilah yang ditransmisikan melalui kabel telepon. Selanjutnya sinyal analog tersebut diubah kembali menjadi sinyal Digital, sinyal digital inilah yang diterima oleh komputer. Ada dua jenis modem yaitu Modem Internal (di pasang di dalam CPU) dan Modem External (Di pasang di luar CPU)
3. Jaringan Telepon Kabel
Jaringan telepon kabel merupakan media penghubung antara komputer dengan jaringan Internet.
4. Kabel dan Konektor, untuk Jaringan Telepon Kabel maka kita membutuhkan Kabel penghubung yaitu kabel RJ-11. Sedangkan untuk handphone harus menggunakan kabel data bawaan dari handphone tersebut.
5. Telepon Celluler (Handphone/HP), dapat dihubungkan ke jaringan Internet dengan beberapa cara yaitu: dengan kabel data, bluetooth atau infrared.
6. Bluetooth, alat untuk mentransmisikan data dengan menggunakan gelombang radio pada frekwensi tertentu.
7. Infrared, alat untuk mentransmisikan data dengan gelombang sinar infra merah.
Pada prakteknya tidak semua alat yang tersebut di atas digunakan secara sekaligus, tetapi kita hanya membutuhkan beberapa alat saja tergantung bagaimana cara kita koneksi ke Internet. Koneksi ke Internet dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu :
1. Menggunakan JaringanTelepon Kabel
2. Menggunakan Jaringan GPRS pada HP
3. Menggunakan Jaringan Televisi/TV-Kabel
4. Menggunakan Jaringan WIFI (Wirelles Fidelity)
5. Menggunakan Jaringan WARNET (Warung Internet)
B. KECEPATAN AKSES INTERNET
Ada beberapa hal yang mempengaruhi kecepatan akses internet, salah satunya adalah Modem yang kita gunakan.
1. Modem Internal/External
Modem Jenis ini yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke internet melalui jaringan telepon kabel. Modem Jenis ini memiliki kecepatan 33kbps s/d 56kbps.
2. Mobile Modem
Salah satu bentuk dari modem external, Tetapi menggunkan teknologi GPRS/3G/3,5G untuk mentransmisikan data. Modem jenis ini di desain secara khusus menggunakan SIM CARD baik GSM ataupun CDMA dan memiliki kecepatan 480kbps. Koneksinya ke komputer menggunakan USB.
3. Handhone Modem (Modem yang ada di dalam Handphone)
Teknologinya sama dengan Mobile Modem, hanya cara koneksi ke komputer yang berbeda. Jika menggunakan Kabel data kecepatannya 480kbps dan jika menggunakan bluetooth hanya 115kbps.
4. Kecepatan Akses GPRS adalah 115kbps. Dikenal dengan teknologi seluler generasi ke 2
5. Kecepatan Akses 3G merupakan teknologi seluler generasi ke tiga yang ditandai dengan hadirnya UMTS(Universal mobile Telecomunication System), dalam kondisi stabil memiliki kecepatan akses 2Mbps
6. Kecepatan Akses 3,5G merupakan pengembangan dari teknologi UMTS yaitu teknologi HSDPA(High Speed Downlink Packet Access) yang memiliki kecepatan akses 3,6mbps s/d 7,2Mbps.
C. TATA CARA KONEKSI KE INTERNET
Pada intinya suatu komputer yang terhubung ke jaringan internet harus melalui ISP (Internet Service Provider / Penyedia jasa layanan Internet ). Banyak cara agar komputer bisa terhubung ke jaringan internet seperti yang tersebut di atas, Berikut ini akan dijelaskan Tata Cara Koneksi Ke Internet dengan menggunakan Jaringan Telepon Kabel dan Telepon Seluler.
1. Koneksi Internet Menggunkan Jaringan Telepon Kabel (Telkomnet Instan)
Telkomnet Instan merupakan layanan akses Internet Dial-Up secara mudah tanpa harus mendaftar terlebih dahulu dan tidak mesti kita berlangganan. Konsep layanan yang mudah dan sederhana. Tarif telkomnet Instan hanya Rp.165 per menit, sudah termasuk biaya internet dan pulsa lokal.
Untuk koneksi ke Telkomnet instan, alat yang dibutuhkan adalah:
a. Perangkat komputer
b. Jaringan Telepon Kabel (Telepon Rumah)
c. Kabel RJ-11 dan konektornya
d. Modem Internal atau External, menggunakan protokol V.90 yang mampu memberikan akses Internet berkecepatan 56kbps.
Tata cara koneksi ke Internet:
a. Instalalasi Modem
Instalasi secara fisik, yaitu memasang modem ke komputer. Setelah itu kita baru menginstan Drive (Software Modem). Biasanya modem internal yang terinsal di komputer akan terdeteksi secara otomatis oleh windows XP, artinya kita tidak perlu menginstan Drive lagi.
b. Cek Modem
Cek modem dilakukan untuk menyakinkan bahwa drive modem sudah benar-benar terinstal. Caranya adalah Menuju ke System Properties:
Klik Start  Control Panel Performance & Maintenance  System
Pada Kotak dialog System Properties :
Klik Hardware Device Manager  klik 2x Modem, perhatikan gambar: berarti drive modem sudah terinstal. Selanjutnya hubungkan komputer dengan jaringan telepon menggunakan kabel RJ-11.
c. Setting Dial UP
Dial Up merupakan sarana untuk koneksi ke server ISP (Internet Service Provider). Setting Dial Up diperlukan untuk menentukan nomor telepon ISP yang akan di Dial oleh modem. Untuk Telkomnet Instan Nomor Dial Up adalah 080989999.
Caranya adalah :
Klik Start  All Program  Accessories  Comunication  Network Conection
Pada Jendela Network Connections
Klik File  New Conection, Selanjutnya perhatikan gambar:
d. Akses Telkomnet Instan
Selanjutnya mengisi User name dan password seperti gambar berikut :
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
Nomor Dial : 080989999
Kemudian Klik Dial, dan akan muncul :
Conecting Telkom Net
Jika tidak ada masalah akan muncul icon tray (bergambar komputer kedap-kedip) di sudut kanan bawah , ini menandakan kita sudah terhubung ke ISP dari telkomnet Instan. Selanjutnya kita baru dapat koneksi ke Internet dengan cara Browsing dengan program Browser misalnya: Internet Explore, Mozilla Firefox, Opera, Netscape dll.
Untuk mengakhiri koneksi ke Internet klik ganda icon tray (bergambar komputer kedap-kedip) di sudut kiri bawah, maka akan muncul kotak dialog seperti pada gambar di samping. Selanjutnya klik Disconnect.
Untuk Akses telkomnet instan selanjutnya kita tinggal Klik Start  Connec To - Telkom Net
2. Koneksi Internet Menggunakan Telepon Seluler
Kita juga bisa mengakses Internet melalui Handphone (HP) dengan menggunakan Fasilitas GPRS (General Packet Radio Service).
GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobite) yang didownload.
Cara Seeting GPRS
Seeting GPRS merupakan syarat agar handphone terhubung dengan ISP, tentu saja setting GPRS akan berbeda untuk setiap jenis SIM Card.
a. Simpati dan AS
Cara 1
Kirim SMS ke 6616
Ketik “GPRS spasi (16 digit no dibelakang kartu)” tanpa tanda kutip
Cara 2
Kirim SMS ke 5432
Ketik S spasi MerkHP spasi TypeHP
Contoh: S NOKIA 5300
S SE W200i
S SAMSUNG SGH-450
b. Kartu Halo
Cara 1
Kirim SMS ke 6616
Ketik “GPRStanpa tanda kutip
Atau menghubungi N0.111 dari ponsel
c. IM3, Mentari, Matrix
Kirim SMS ke 3000
Ketik GPRS spasi MerkHP spasi TypeHP
Contoh: GPRS NOKIA 5300
GPRS SE W200i
GPRS SAMSUNG SGH-450
d. XL
Kirim SMS ke 9667
Ketik GPRS spasi MerkHP spasi TypeHP
Contoh: GPRS NOKIA 5300
GPRS SE W200i
GPRS SAMSUNG SGH-450
Koneksi ke Internet
Langsung browsing dari HP
Untuk HP Nokia : klik MENU - pilih Web (Icon bola dunia)
Untuk HP Sony Ericsson : klik menu - pilih Internet (Icon bola dunia)


PERANGKAT KERAS DAN KONEKSI INTERNET

Perangkat Keras dan Fungsinya untuk Akses Internet
Perangkat keras (Hardware) yang dibutuhkan untuk mengakses internet dan fungsinya, antara lain adalah :
A.     Komputer
B.     Modem
C.     Saluran Telepon (Line Telepon), TV Kabel, ISDN, Handphone

A.     KOMPUTER
Komputer merupakan komponen utama untuk dapat mengkases internet. Spesifikasi komputer yang digunakan dalam koneksi internet sangat menentukan cepat atau lambatnya kinerja akses internet. semakin tinggi spesifikasi sebuah komputer, semakin cepat kinerja akses internet, begitu pula sebaliknya.

Spesifikasi minimal sebuah komputer dalam akses internet antara lain sebagi  berikut:
Processormerupakan otak dari komputer untuk menjalankan aplikasi-aplikasi dalam komputer. Processor minimalpentium III 500Mhz.





RAM (Random Access Memory) berfungsi sebagai media penyimpanan sementara. RAM minimal 64MB





Harddisk
digunakan untuk media penyimpanan data secarmagnetik. Harddisk minimal 10GB






VGA card
Merupakan perangkat keras untuk menampilakan gambar pada layar monitor.VGA card minimal 4MB.




     Monitor
     Merupakan perangkat output.








B.     MODEM
                  Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulatorModulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkanDemodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah.
                  Secara singkatnya, modem merupakan alat untuk mengubah sinyal digital komputer menjadi sinyal analog dan sebaliknya. Komputer yang melakukan koneksi dengan internet dihubungkan dengan saluran telpon melalui modem. Berdasarkan fungsinya modem dibagi menjai tiga jenis. Antara lain:
1.      Modem Dial Up ( Internal/Eksternal/Cable Modem/Modem ADSL)
            Modem berfungsi untuk mengubah gelombang analog menjadi sinyal digital menjadi gelombang analog dari kabel telepon sehingga komputer dapat terkoneksi dengan internet.
            Modem dial Up biasa digunakan oleh Personal Computer (PC) yang langsung dihubungkan melalui saluran telpon. Jenis modem dial up ada dua macam yaitu:
a.      Modem Internal
Modem Internal  merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.
Keuntungan menggunakan modem internal, antara lain adalah :
a)  Lebih hemat tempat dan harga lebih ekonomis
b) Tidak membutuhkan adaptor sehingga terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak   kabel.
Sedangkan kelemahan modem internal, sebagai berikut:
a) Modem ini tidak memerlukan lampu indikator sehingga sulit untuk memantau status modem
b) Modem ini tidak menggunakan sumber tegangan sendiri sehingga membutuhkan daya dari power supply. Hal ini mengakibatkan suhu dalam kotak CPU bertambah panas.
b.      Modem Eksternal
Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem eksternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.
Keuntungan modem eksternal:
a.       Portabilitas yang cukup baik sehingga bisa pindah-pindah untuk digunakan pada  komputer lain
b.      Dilengkapi lampu indikator sehingga mudah untuk memantau status dari modem.
Kelemahan dari modem eksternal:
a.       Harga lebih mahal dari pada modem internal
b.      Membutuhkan tempat atau lokasi tersendiri untuk menaruh modem tersebut.
c.   Modem Kabel (Cable Modem)
      Modem Kabel (Cable Modem), adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan modem dialup atau modem ADSL, kecepatan modem kabel maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna).
      Sebelum dapat terkoneksi dengan internet, maka pengguna diharuskan untuk melakukan pendaftaran kepada penyedia jasa TV kabel dan ISP (internet Service Provider).
d.   Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber line)
      ADSL atau Asymmetric Digital Subscriber Line adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain.
      Ide utama teknologi ADSL adalah untuk memecah sinyal line telpon menjadi dua bagian untuk suara dan data. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melakuakn atau meneima panggilan telpon dan melakukan koneksi internet secara simultan tanpa saling menggangu.
      2.   Jenis modem
a.       Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
b.      Modem ADSL
c.       Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel
d.      Modem CDMA
e.       Modem 3GP
f.        Modem GSM
C.     Saluran Telepon (Line Telepon), TV Kabel, ISDN, Satelit, Handphone
1.   Saluran Telepon (Line Telepon)
            Saluran telepon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan saluran telepon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Saat ini, kita tidak harus mendaftar lagi ke ISP, misalnya dengan menggunakan paket Telkomnet Instant yang secara langsung dapat melakukan akses internet.
2.   TV Kabel
            Selain saluran telpon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel. Agar dapat menggunakan modem kabel, computer harus dilengkapi dengan ethernet (ethernet card). Layanan akses modem kabel dapat melalui jaringan TV Kabel dengan ISP di antaranya : cbn, indosat, linknet, centrin, dan mynet.
 3.   ISDN
            ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, serta merupakan transmisi system telepon analog ke system digital.
            Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah. Layanan ISDN disediakan oleh ISP yang disebut dengan NSP (Network Service Provider).
Di dalam ISDN terdapat dua jenis pelayanan, yaitu:
1)      Basic Rate Inteface (BRI)
2)      Primary Rate Interface (PRI)
4.      Satelit
            VSAT (Very Small Aperture Terminal) adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antenapenerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari 3 meter.
Fungsi utama dari VSAT adalah untuk menerima dan mengirim data ke satelit.
5.      Handphone
            Internet juga dikembangkan untuk aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan handphone. Protokol yang digunakan disebut WAP.Wireless Application Protocol disingkat WAP adalah sebuah protokol atau sebuah teknik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggam digital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP, melihat/membaca isi sebuah situs di internet dalam sebuah format teks khusus. WAP bekerja dengan modus teks dengan kecepatan 9,6 Kbps. Selain WAP, dikembangkan pula teknologi GPRS (General Packet Radio Service),GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer,notebook dan handheld computer. Saat ini, terdapat 3G (Third Generation) pada telepon seluler berbasis CDMA (Code Division Multiple Access), dimana 3G memiliki kecepatan transfer data hingga 230 Kbps.

D.  Perangkat Keras untuk Intranet
Hardware (perangkat keras) yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu : Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Printer, CDROM, Scanner, Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk process transformasi data didalam jaringan.
Untuk menentukan hardware yang akan dipergunakan serta bentuk system jaringan sebaiknya disesuaikan dengan:
a.       Bentuk Geografis dari perusahaan
b.      System database yang digunakan
c.       Jumlah Pemakai

E.   Komponen Hardware Jaringan
1.      File Servers
2.      Workstations
3.      Network Interface Cards
4.      Concentrators/Hubs
5.      Repeaters
6.      Bridges
7.      Routers

1.      File Servers
Sebuah file server atau sering disebut SERVER saja, merupakan jantungnya kebanyakan Jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan.
Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node / komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain.
Terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat. Sehingga minimal sebuah file server mempunyai beberpa karakter seperti tersebut di bawah ini :
a.       Processor minimal 166 megahertz atauÄprocessor yang lebih cepat lagi (yang mendukung OS yang akan digunakan).
b.      Sebuah Harddisk yang cepat dan berkapasitas besar atau kurang lebih 10GB
c.       Sebuah RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks)
d.      SebuahÄ tape untuk back up data (contohnya . DAT, JAZ, Zip, atau CDRW / DVDRW)
e.       Mempunyai banyak port network
f.        Kartu jaringan yang cepat dan Reliabilitas
g.       Kurang lebih 32 MB memori, (untuk OS Windows 2000 server minimal 256 MB)
2.      Workstations
Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai ; Kartu jaringan, Aplikasi jaringan (sofware jaringan), kabel untuk menghubungkan ke jaringan, biasanya sebuah workstation tidak begitu membutuhkan Floppy karena data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server. Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.
3.   Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan
Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot.
Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring. Yang saat ini populer digunakan adalah Ethernet, WIFI, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk.
Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI.
4.   Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet
Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali seperti komputer Macintosh yang sudah mengikutkan kartu jaringan ethernet didalamnya. kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga punya konektor AUI. Semua itu di koneksikan dengan koaksial, twisted pair,ataupun dengan kabel fiber optik. 

      a.   LocalTalk Connectors/Konektor LocalTalk
LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer. Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet bi Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perudahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan jaringan komputer yang terhubungan dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.asanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mps
b.   Token Ring Cards
Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan Kartu jaringan Ethernet. Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang KArtu jaringannya, Token Ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN yang menyambung Kartu jaringan ke Kabel Network.
c.   Hub/Konsentrator
Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub. Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.

 Gambar HUB / Consentrator

Ciri-ciri yang dimiliki Konsentrator adalah :
a.       Biasanya di sebut HUB, terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45
b.      Digunakan pada topologi Bintang/Star
c.       Biasanya di jual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur manjemen  
d.      port tersebut.
e.       Biasanya di pasang pada rak khusus, yang didalamnya ada Bridges, router

5.   Repeater
Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater.




3.      Bridges / Jembatan

Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk itu. Kebanyakan Bridges dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada jaringan yang lain di sebelahnya pula. Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Dia mengatur agar informasi di antara kedua sisi network tetap jalan dengan baik dan teratur. Bridges juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

7.   Routers
Sebuah Router mengartikan informaari dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal.
Sementara Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputer, bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih.
      Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN dan menginginkan terkoneksi ke Internet, mereka harus membeli router. Ini berarti sebuah router dapat menterjemahkan informasi diantara LAN anda dan Internet. ini juga berarti mencarikan alternatif jalur yang terbaik untuk mengirimkan data melewati internet.
Ini berarti Router itu :
a.       Mengatur jalur sinyal secara effisien
b.      Mengatur Pesan diantara dua buah protocol
c.       Mengatur Pesan diantara topologi jaringan linear Bus dan Bintang(star)
d.      Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel koaaksial atau kabel twisted pair